Kenali Posisi Garpu dan Pisau Saat Makan
Posisi garpu dan pisau saat makan memiliki makna tersendiri, khsusnya pada table manner. Etika ini harus dipahami oleh staff Food and Baverage Sevice maupun oleh tamu. Baik posisi meletakan maupun posisi saat makan.
Etika table manner memang sangat dijaga. Budaya ini memang datang dari eropa, makan banyak digunakan di restoran-restoran. Sehingga butuh dipahami dengan baik dan benar untuk mengerti makna posisi garpu dan pisau saat makan.
Jangan sampai salah memaknai arti dan maksud yang tersirat dari cara meletakan garpu dan pisau. Karena hal ini, jika terjadi di acara resmi akan dianggap tidak sopan dan kurang estetis. Berikut penjelasan posisi garpu dan pisau saat makan di table manner.
Mengenal Posisi Garpu dan Pisau Saat Makan
-
Saya belum selesai makan
Jika berada di table manner dan kamu ingin mengambil beberapa saat untuk jeda mengatur nafas, misalnya, posisi garpu dan pisau saat makan sebaiknya diposisikan menyerupai huruf V terbalik atau letakanlah pisau di atas piring.
Posisi ini adalah isyarat atau simbol yang kita tujukan pada pelayanan bahwa kita belum menyelesaikan makan. Disarankan untuk meletakan garpu dan pisau di atas piring, karena kebanyakan orang meletakkanya di luar piring. Hal ini berpotensi besar tamilkan meja terlihat berantakan dan tidak estetis, selain itu juga memiliki potensi besar akan terjatuh.
-
Saya sudah selesai makan
Posisi garpu dan pisau saat makan untuk mengisyaratkan kita sudah menyelesaikan menu tersebut adalah dengan meletakkan pisau dan garpu di tengah piring dengan bentuk paralel. Hal ini mengisyaratkan pada staff restoran bahwa kita sudah cukup menyelesaikan menu makanan ini.
Hal ini juga menjadi syarat bagi pelayanan untuk segera membersihkan area meja. Menu yang kita santap sudah boleh diangkat oleh pelayan. Pastikan untuk memosisikan garpu dan pisau menghadap arah jam dua belas.
-
Saya sudah siap untuk menu berikutnya
Isyarat selanjutnya yang harus dikenali saat meilihat posisi garpu dan pisau di table manner adalah siap untuk menu berikutnya. Biasanya setelah kita selesai menyantap hidangan pembuka dan ingin segera menikmati menu utama kita hanya dianjurkan untuk membuat simbol X di atas piring.
Simbol X ini adalah isyarat untuk segera dihidangkan menu utama. Posisi garpu ditempatkan di atas pisau hingga membentuk huruf X. Posisi garpu harus mengarah secara vertikal dan pisau mengarah horizontal. Posisi ini juga berlaku pada saat kita sudah menyelesaikan semua makanan,baik pembuka, menu utama, atau penutup.
-
Menu makanannya lezat
Posisi garpu dan pisau saat makan yang berikutnya berlaku sebagai penghormatan kita pada tuan rumah yang menjamu. Posisi ini ini adalah tanda bahwa menu yang dihidangkan memiliki cita rasa yang benar-benar lezat dan kita memri penghormatan pada tuan rumah.
Posisi garpu dan pisau untuk menunjukan penghormatan ini diposisikan dengan cara menempatkan pisau dan garpu sejara horizontal di atas piring. Pastikan juga untuk menenpatkan bilah pisau dan garpu menunjuk ke arah kanan.
-
Saya tidak menikmati hidangan ini
Terakhir adalah posisi garpu dan pisau saat makan yang menunjukan bahwa kita tidak menikmati hidangan yang disajikan. Etika yang baik dan benar untuk mengisyaratkan pesan ini adalah dengan meletakan pisau yang disepitkan disela-sela tusuk garupu hingga membentuk huruf V.
Posisi ini mirip sekali dengan posisi belum menyelesaikan makan. Sehingga kamu diharapkan perbedaan posisi ini dengan seksama. Jangan sampai keliru untuk mengisyaratkan sesuatu dengan menempatkan posisi garpu dan pisau saat makan di table manner.
Kenali posisi garpu dan pisau saat makan untuk mengisyaratkan pesan tertentu pada staff restoran maupun tuan rumah. Pahami dengan baik posisi yang semestinya dibentuk. Jangan sampai salah, ya!