A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/home/dutape01/public_html/system/sessions/ci_session963ea8a5bd557104f7816900bc3e2c314a30599c): failed to open stream: Disk quota exceeded

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 172

Backtrace:

File: /home/dutape01/public_html/sisteminformasi.dutapersadajogja.com/controllers/Article.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/dutape01/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /home/dutape01/public_html/system/sessions)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 143

Backtrace:

File: /home/dutape01/public_html/sisteminformasi.dutapersadajogja.com/controllers/Article.php
Line: 9
Function: __construct

File: /home/dutape01/public_html/index.php
Line: 316
Function: require_once

Duta Persada Jogja

Article Details

Temukan inspirasi dan wawasan seputar perhotelan, kapal pesiar, dan industri pariwisata di Article kami. Langkah kecil menuju sukses dimulai di sini.

Sejarah Kapal Pesiar di Dunia

Sejarah kapal pesiar di dunia dimulai sejak tahun 1800-an. Orang pertama yang memulai tonggak sejarah ini adalah pengusaha asal Skotlandia, Arthur Anderson. Ia memiliki ide untuk berlayar untuk bersenang-senang di tengah lautan. Ide ini muncul untuk mengarungi jalur Skotlandia sampai ke Islandia selama musim panas. Kemudia berlayar menuju Mediterania saat musim dingin.

Tahun 1835, Arthur Anderson bersama Brodie Willcox mendirikan perusahaan kapal pesiar pertama di dunia. Perusahaan ini diberi nama “Panisular and Oriental Steam Navigation Company” yang kemudian kita kenal dengan sebutan “P&O”. Siapa sangka saat ini perusahaan “P&O” menjadi perusahaan kapal pesiar terbesar di dunia.

Perjalanan awal kapal pesiar ini menarik banyak wisatawan untuk ikut berlayar. Mereka ikut berlayar tidak hanya untuk liburan, tetapi juga untuk pergi bekerja maupun pindah tinggal di negara lain. Jalur pertama yang dilalui kapal pesiar ini adalah dari Falmouth, Inggris menuju Portugal, Spanyol, dan Madeira.

Orang berbondong-bondong memesan tiket untuk bisa ikut berlayar bersama kapal pesiar ini. Meski sebenarnya kapal ini awalnya diperuntukan untuk mengantarkan surat-surat ke luar negeri. Kemudian, singkatnya kapal ini terus berkembang untuk melayani pengiriman surat mulai dari Mesir hingga Yunani.

Dari awal pelayaran itu juga akhirnya tercipta sejarah baru di jalur darat, yaitu teciptanya jalur kereta api. Jalur ini bisa mengantarkan para penumpangnya dari Malta, Athena, Istanbul, Yarusalem, dan kairo. Dari sini menarik banyak wisatawan Eropa khusunya bagi orang-orang kaya untuk mengikuti tur tersebut.

Akhirnya wisata menjadi industri bisnis yang sangat menjanjikan di masa itu. Kapal pesiar awal pertama yang berbasis wisata akhirnya muncul. Dengan design yang lebih mumpuni meski masih bertenaga uap. Tetapi kapal pesiar ini menyediakan penginapan yang diperuntukan para penumpang yang ikut berlayar.

Bagi penumpang dengan status ekonomi lebih baik, akan diberika fasilitas serba mewah. Mulai dari design ruangan, lounge, dan segala bentuk kenyamanan yang lainnya. Masa awal tersebut kapal pesiar ini dinamai sebagai istana mengambang.

Perkembangan pesat membuat perusahaan “P&O” harus berinovasi. Akhirnya pada tahun 1881 mereka mengubah kapal Cylon menjadi sebuah kapal pesiar yang “sesungguhnya”. Kapal pesiar Cylon banyak disebut sebagai kapal pesiar pertama di dunia. Sejarah menyebut bahwa perusahaan “P&O” adalah perusahaan pelopor yang menemukan jalur wisata laut pertama.

Selanjutnya pada tahun 1840, Samuel Cunard meresmikan layanan translantik untuk penumpang reguler yang bisa menumpangi kapal pesiar Curnad Line. Kemudia di tahun 1897 kekaisaran Jerman ikut serta dalam bisnis laut ini. Mereka membuat kapal pesira dengan nama Hamburg-Amerika Deuthland dan Kron-Prinz Wilhelm.

Pada masa itu, kapal pesiar mampu menampung 2000 penumpang dan 700 penumpang dengan status kelas satu. Dengan fasilitas yang  belum sempurna, dan kapasitas kapal pesiar yang belum mumpuni, banyak penumpang yang tidak merasa nyaman. Hal ini tidak lepas dari belum adanya AC pada masa-masa itu.

Sehingga biaya yang harus dikeluarkan lebih mahal untuk penumpang yang ingin menghadap arah aingin di bagian utara dari pada selatan. Dari sini juga sejarah kata “POSH” tercipta. Jadi hanya orang-orang kaya yang dapat menikmati kabin dengan fasilitas mewah atau Port Out Starboard Home.

Kemudian kapal pesiar semakin berkembang di awal abad 20. Mereka sudah beroprasi untuk melakukan pelayaran dari jalur laut Eropa dan Amerika Utara. Pada masa ini juga akhirnya banyak perusahaan kapal pesiar yang bermunculan. Mereka mulai bersaing untuk bisa berlayar di jalu penyebrangan laut Atlantik.

Banyak perusahaan kapal pesiar berlomba mempromosikan jalur penyebrangan translantik dengan fasilitas kapal pesiar untuk bersenang-senang dipapan iklan. Sejarah kapal pesiar di dunia berlanjut dengan perkembangan teknologi yang lebih mumpuni.

Perkembangan Teknologi Kapal Pesiar

Berkembangnya teknologi membuat kapal pesiar White Line Adratic menyediakan fasilitas yang super mewah pada masa itu, yaitu kolam renang pertama di kapal pesiar pada tahun 1907. Kemudian disusul dengan Amerika HAPAG Lloyd dengan menghadirkan restoran ala carte pertama di atas kapal pesiar. Bersamaan dengan itu juga muncul lift listrik pertama yang dikhususkan untuk penumpang kapal pesiar.

Selanjutnya pada tahun 1911, perusahaan White Star Line mengembangkan tiga kapal pesiar baru sekaligus dengan berat mencapai 40.000 ton dan diberi nama Olympic, Titanicand Britannic.

Kemudian berlayarlah kapal pesiar tebesar pertama yang kita kenal semua dengan nama Titanic dari Southampton pada tanggal 10 April 1912 dengan membawa 2228  penumpang termasuk awak kapal.

Titanic berlayar dari Southampton pada tanggal 10 April 1912 dengan 2228 penumpang dan awak kapal. Kemudian sejarah kapal pesiar tenggalam tercatat dunia pada tanggal 15 april 1912. Titanic hanya menyisakan 705 orang selamat. Kapal titanic akhirnya karam di samudra Atlantik etelah sebelumnya sempat menabrak gunung es.

Adanya kejadian ini banyak perusahaan kapal pesiar yang mengalami penurunan, baik dari faktor ekonomi maupun dari sisi psikologis. Kemudian serangan traumatik itu mulai berangsur-angsur membaik di tahun 1930-an dengan ditandai beberapa perusahaan kapal pesiar yang memulai kembali jalur pelayarannya dari Inggris menuju Australia.

Tidak lama berselang perang dunia pecah di tahun 1939. Dari sana kapal-kapal pesiar banyak membawa imigran menuju negara-negara jauh di luar sana untuk mencari kehidupan baru dan beberapa menuju Britania Raya.

Selama perang sunia terjadi, banyak kapal pesiar berlaih fungsi untuk mengangkut para tentara menuju medan-medan perang. Selama masa perang ini juga banyak kapal pesiar yang hilang. Setelah perang dunia II berakhir, banyak penumpang yang ingin melakukan perjalanan laut dan dikenal dengan sebutan”pelayaran garis”.

Akhirnya masa ini, banyak perusahaan kapal pesiar yang memberlakukan pembatasan penumpang imigran. Hal ini berpengaruh terhadap penurunan jumlah penumpang kapal pesiar tersebut, khsusunya Australia, Selandia Baru, dan Kanada.

Pada tahun 1959 hingga 1970 adalah masa kelam bagi pelayaran kapal pesiar. Bisnis pelayaran mengalami penurunan karena pada masa itu adalah kemunjulan pertama pesawat. Banyak orang memilih untuk menggunakan pesawat dibanding denganmenggunakan kapal pesiar.

Akhirnya para pemilik perusahaan kapal pesiar ini mulai memutar otak untuk melakukan perombakan fasilitas yang ada di kapal-kapal mereka. Hal nini dilakukan untuk kembali memanaskan jalur pelayaran ke medan bisnis transportasi translantik.

Banyak kapal pesiar yang berinovasi, khususnya dalam segi fasilitas. Mulai dari segi tampilan yang diubah, kemudian menyediaan AC, kolam renang, hingga memperkenalkan jumbo jet. Tetapi pada tahun-tahun akhir 1970an jalur translantik tidak terselamatkan meski banyak kapal pesiar yang melakukan perubahan besar-besaran.

Sejarah kapal pesiar dunia tidak berhenti sampai di sini. Perusahaan-pwerusahaan kapal pesiar lain bermunculan dan semakin berinovasi, baik dari fasilitas maupun jalur opelayaran yang dipilih untuk menggaert pasar yang lebih besar.

Sejarah kapal pesiar di dunia mengalami perjalanan yang sangat panjang hingga mereka bisa menemukan jalur-jalur laur seperti sekarang. Tidak heran jika berbagai macam fasilitas disediakan untuk eknyamanan para penumpangnya.